KAMUNDANFM.COM, MANOKWARI – Dinamika pemilihan ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat periode 2026-2030 kian menarik perhatian publik.
Sejumlah figur mulai bermunculan dan menyatakan kesiapannya bertarung dalam kontestasi kepengurusan olahraga tertinggi di Papua Barat.
Salah satu figur yang kembali mencuat adalah Hans Lodewyk Mandacan.
Hans merupakan mantan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat.
“Iya benar, saya nyatakan siap maju ketua KONI Papua Barat,” kata Hans saat diwawancarai via selulernya, Selasa (7/4/2026).
Hans mengungkapan, dunia olahraga bukan hal baru baginya.
Sebab, selain pernah menjabat kadispora, dirinya juga merupakan mantan ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Papua Barat periode 2018-2022.
“Saya juga pernah menjadi pengurus di KONI Papua Barat,” ungkapnya.
Dengar latar belakang mantan kadispora dan ketua PASI, Hans membawa semangat perubahan dan ide segar untuk mewujudkan KONI Papua Barat lebih maju serta profesional.
Lanjut Hans, apabila ia diberikan amanah untuk memimpin KONI Papua Barat dirinya berkomitmen menjalankan program berbasis transparansi dan akuntabilitas.
“KONI Papua Barat kedepan harus dikelola dengan prinsip good governance. Kita berikan keleluasaan klub dan maupun cabor dalam menjalankan programnya,” ujarnya.
Ia mengaku, telah menyiapkan visi-misi besar untuk membawa KONI Papua Barat menjadi organisasi yang lebih terbuka, transparan dan berpihak kepada kesejahteraan serta prestasi atlet.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kesejahteraan atlet.
Menurutnya, prestasi olahraga tidak akan maksimal tanpa dukungan penuh terhadap kebutuhan dasar atlet dan pelatih.
Mulai dari fasilitas latihan, pembinaan berkelanjutan, hingga penghargaan bagi atlet berprestasi akan menjadi fokus utama jika dirinya terpilih.
“Intinya saya siap maju ketua KONI Papua Barat,” pungkasnya.
(*)
