Kamundanfm.com– Tagihan listrik yang membengkak sering kali disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele, tetapi sebenarnya menyedot banyak energi.
Mulai dari penggunaan perangkat elektronik hingga cara kita mengatur pencahayaan, semua itu dapat memengaruhi besarnya pengeluaran bulanan.
Banyak orang tidak menyadari bahwa pola penggunaan energi di rumah bisa disesuaikan untuk menekan konsumsi secara signifikan.
Dengan beberapa penyesuaian sederhana dalam kebiasaan sehari-hari, Anda bisa mulai hemat energi tanpa mengorbankan kenyamanan.
Lantas, apa saja kebiasaan yang dapat membantu mengurangi tagihan listrik?
Kebiasaan yang bisa turunkan tagihan listrik
Berikut sejumlah kebiasaan hemat energi yang diam-diam bisa turunkan tagihan listrik, di antaranya:
1. Sesuaikan pengaturan suhu saat rumah kosong
Dilansir dari The Spruce, Sabtu (22/11/2025), salah satu cara paling mudah dan efektif untuk menghemat energi adalah menurunkan pengaturan suhu ketika rumah tidak dihuni.
Langkah sederhana ini mencegah sistem pemanas atau pendingin (AC) bekerja terlalu keras. Dengan begitu, suhu ruangan tetap terjaga tanpa kebutuhan.
Meski begitu, penurunan atau peningkatan suhu yang terlalu ekstrem bisa membebani sistem saat harus kembali menghangatkan dan mendinginkan rumah.
Menurut Konsultan Teknik Senior di Efficiency Vermont, Matt Sharpe, menurunkan suhu sekitar 7–10 derajat selama delapan jam sudah cukup memberi dampak signifikan.
“Anda juga bisa menurunkan suhu saat tidur,” ujarnya.
2. Manfaatkan tirai untuk mengatur suhu ruangan
Tirai bisa membantu menjaga kenyamanan rumah tanpa harus bergantung penuh pada AC.
Bukalah tirai saat pagi atau siang ketika cahaya alami dibutuhkan, lalu tutup kembali saat panas mulai menyengat untuk mencegah suhu dalam ruangan meningkat.
Langkah sederhana ini membantu ruangan tetap sejuk secara alami dan mengurangi beban kerja pendingin udara.
3. Tutup celah udara di pintu dan jendela
Celah kecil di pintu dan jendela bisa membuat udara dingin atau panas dari luar mudah masuk, sehingga AC harus bekerja lebih keras dan boros energi.
Mengganti karet pelapis (weatherstripping), memasang penyumbat celah, atau menutup retakan kecil di sekitar kusen dapat membantu menjaga suhu ruangan tetap stabil.
Langkah sederhana ini efektif menekan kebocoran udara dan bisa memangkas penggunaan listrik secara signifikan.
4. Atur suhu pemanas air agar tidak boros
Dilansir dari Currently Yahoo, Sabtu (22/11/2025), jika sering harus mencampur air panas dengan air dingin saat mandi atau mencuci, kemungkinan suhu pemanas air terlalu tinggi.
Menurunkan pengaturannya bisa membantu memangkas biaya listrik tanpa mengurangi kenyamanan.
Banyak pemanas air otomatis disetel pada suhu yang jauh lebih panas dari kebutuhan sehari-hari.
Dengan menurunkannya ke tingkat yang lebih aman dan efisien, Anda dapat menghemat penggunaan energi secara signifikan tanpa perbedaan berarti saat mandi.
5. Ubah arah putaran kipas untuk efisiensi lebih baik
Banyak orang tidak menyadari bahwa kipas langit-langit memiliki sakelar kecil untuk membalik arah putaran.
Meski terlihat sepele, fitur ini bisa membantu mengatur sirkulasi udara agar ruangan terasa lebih nyaman tanpa harus menambah beban AC.
Dengan mengubah arah putaran, udara dapat diedarkan lebih merata di ruangan terutama bermanfaat pada ruangan berplafon tinggi.
Dengan cara tersebut, suhu terasa lebih stabil dan penggunaan energi bisa lebih efisien.
6. Pasang tirai berinsulasi untuk kurangi kebocoran udara
Jika jendela di rumah terasa banyak celah udaranya, tirai berinsulasi bisa menjadi solusi sederhana yang efektif.
Tirai jenis ini membantu menahan udara luar dan menjaga suhu ruangan tetap stabil, terutama pada jendela lama yang belum memiliki efisiensi energi yang baik.
Dengan begitu, penggunaan AC bisa lebih hemat dan ruangan tetap nyaman sepanjang hari.
7. Kenakan pakaian berlapis agar tidak boros energi
Di rumah, banyak orang terbiasa memakai pakaian tipis sehingga cepat merasa gerah atau dingin tergantung kondisi ruangan.
Sebelum menyalakan atau menaikkan pengaturan AC, cobalah mengenakan pakaian berlapis untuk menyesuaikan kenyamanan tubuh secara alami.
Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menstabilkan suhu tubuh sehingga Anda tak perlu sering mengubah pengaturan pendingin udara.
Bahkan, kebiasaan tersebut juga bisa menurunkannya beberapa derajat tanpa mengorbankan kenyamanan.
