kamundanfm.com–Berlangsung selama sebulan di stadion Barnabas Youwe (SBY), Sentani, kabupaten Jayapura, Papua, kompetisi sepakbola Liga Cendrawasih Karsa Liga 4 PSSI Papua musim 2025/2026 akhirnya resmi ditutup dengan pemenangnya adalah Persiker Keerom.

Dari 8 kontestan kompetisi Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua itu, Persiker Keerom keluar sebagai juara dan melaju ke putara nasional. Juara dua Nafri FC dan juara tiga Persidafon Dafonsoro.

Diumumkan pada puncak acara penutupan kompetisi, Rabu (8/4/2026), Persiker Keerom mencatatkan rekor tak terkalahkan dari lawan-lawannya. Sukeses menempati pemuncak klasemen dengan 19 poin dari 7 pertandingan, menegaskan tekadnya sebagai salah satu tim sepak bola terbaik dari provinsi Papua.

Dari data hasil pertandingan, Badai Perbatasan —julukan Persiker Keerom— mencatatkan 6 kali kemenangan dan 1 kali hasil seri.

Bupati Keerom yang juga ketua umum Persiker Keerom, Piter Gusbager bahkan sampai kegirangan menyambut rekor yang dipersembahkan skuat besutan coach Elie Aiboy itu.

“Satu kebanggaan tersendiri bagi kami, baik pemerintah daerah maupun masyarakat Keerom,” ucapnya usai closing ceremony di SBY.

Kebanggaan tersendiri karena baru tahun ini Yohanis Nabar dan kawan-kawan menorehkan sejarah gemilang di dunia sepak bola Papua.

Oleh karenanya, Piter Gusbager menyatakan siap mendukung kiprah Persiker di putaran nasional.

“Sebelum ke putaran nasional, kita akan buat acara syukuran di Arso. Kami pasti sangat mendukung Persiker main di level nasional,” kata bupati Keerom dua periode itu.

Selain perjuangan luar biasa dari para pemain Persiker, bupati Gusbager juga mengapresiasi Elie Eiboy bersama tim pelatih. Sebab hasil yang dicapai sekarang berkat keuletan para pelatih meramu pasukan Badai Perbatasan dengan latihan intens sembari membentuk karakter dan fisik pemain sebelum tampil di kompetisi resmi sejak pembukaan 16 Maret lalu.

“Semangat juang yang tinggi benar-benar ditampil di setiap pertandingan. Ini juga karena kehebatan para pelatih. Terima kasih atas dedikasi dan perjuangan pantang menyerah selama kompeitisi Liga 4 pada tahun ini,” ucapnya.

Atas champions yang direbut skuatnya, pelatih kepala Persiker sekaligus legenda sepak bola Papua, Elie Aiboy, menyampaikan terima kasih atas dukungan dari semua pihak hingga tim besutannya berhasil finish dengan hasil positif.

Sebagai pemenang kompetisi Liga 4 Papua, Elie mengaku skuatnya siap bermain di putaran nasional.

“Pada dasarnya kita siap bertanding di putaran nasional. Mohon dukungannya,” ucap mantan pemain Persipura Jayapura.

Kapan Persiker akan bermain di putaran nasional? Elie Aiboy mengaku masih menunggu informasi jelas terkait pembagian grup dan jadwal pertandingan.

Ajang Pembinaan

Kompetisi Liga 4 Papua resmi ditutup gubernur Papua diwakili Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait. Ditandai dengan dengan penabuhan tifa secara bersama.

Dalam sambutan dibacakan Christian Sohilait, gubernur Matius Derek Fakhiri menyampaikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan kompetisi Liga 4. Menurutnya, kompetisi ini memberikan ruang bagi anak-anak muda Papua untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

“Pemain menunjukkan kemampuan terbaik, pelatih menunjukkan strategi dengan penuh kesungguhan, serta ofisial dan panitia bekerja tanpa lelah mendikasikan waktu, tenaga, dan pikiran untuk kemajuan sepak bola di Tanah Papua dan Indonesia pada umumnya,” kata gubernur Papua.

Tiga aspek penting ditekankannya dalam pelaksanaan kompetisi Liga 4. Yakni pembinaan berkelanjutan, manajemen profesional, serta komitmen bersama membangun ekosistem yang sehat dan berdaya saing.

Diakuinya hal ini sejalan dengan visi pemerintah provinsi Papua, yakni terwujudnya transformasi Papua yang cerdas, sejahtera, dan harmoni atau Papua cerah, di mana olahraga menjadi instrumen penting membangun generasi berkualitas.

Gubernur tak lupa mengucapikan selamat kepada tim juara sekaligus memberi pesan motivasi kepada tim yang belum beruntung agar tidak berkecil hati.

“Tetap termotivasi untuk meraih harapan juara di kesempatan berikut. Yang terpenting tetap solid melakukan pembinaan dan evaluasi,” pesannya sembari menekankan, Liga 4 merupakan ajang pembinaan bibit-bibit muda.

Diberitakan media ini sebelumnya, penyelenggaraan kompetisi Liga 4 PSSI Papua musim 2025/2026 resmi dibuka Benhur Tomi Mano, ketua umum Asprov PSSI Papua. Diikuti 8 tim. Antara lain Persidafon Danfonsoro, Persiker Keerom, Nafri FC, Persimi Sarmi, Persiweja Mamberamo Raya, Waribo FC, Eleven Wise Biak, dan PS Yapen.  (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *