Tokoh pemuda Papua Jemmy Morin
KAMUNDANFM.COM, MANOKWARI – Tokoh pemuda Manokwari Jemmy Morin menyebut, kasus minuman keras (Miras) oplosan yang merenggut nyawa tiga warga Maruni Manokwari, Papua menjadi atensi semua pihak.
Sebab, tak menutup kemungkinan miras oplosan tersebut telah beredar di tengah-tengah masyarakat bahkan tak menutup kemungkinan ke kabupaten tetangga.
“Hemat saya, pemerintah kabupaten, provinsi maupun kepolisian serta tokoh masyarakat dan agama harus duduk bersama mengambil tindakan untuk menyelamatkan generasi muda Papua dari miras oplosan ini. Harus diusut sampai ke akar,” kata Jemmy Morin dalam siaran persnya, Minggu (21/9/2025).
Jemmy menyarankan, agar Pemkab Manokwari melalui Satuan Polisi Pamong Praja bersama pihak kepolisian melakukan razia ke kios-kios yang selama ini menjual miras di Manokwari.
“Kembali lagi, jangan sampai sudah beredar dan timbul korban lagi. Harus segera dilakukan,” ujarnya.
Selain itu lanjut Jemmy, Pemkab Manokwari juga harus bekerja sama dengan ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) dalam memproteksi penjualan miras ilegal.
“Saya pikir, RW/RT ini menjadi ujung tombak dalam hal pemberantasan miras ilegal di Manokwari dan harus mendapat dukungan dari pemerintah maupun kepolisian,” ucapnya.
Lebih lanjut Jemmy mengatakan, terkait dengan kasus tersebut juga menjadi acuan maupun referensi Pemkab Manokwari dalam menyusun peraturan daerah (Perda) tentang miras.
“DPRK dan Pemkab Manokwari saya pikir lebih harus berhati-hati dan selektif soal rencana perda tersebut,” pungkasnya.
Sebelumnya, dilaporkan tiga warga Maruni, Manokwari meninggal dunia pada Jumat (19/9/2025).
Ketiga korban itu diduga meninggal dunia lantaran mengkonsumsi miras oplosan.
Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat pun telah mengamankan ratusan botol miras oplosan tersebut.
(RED//ALL)
