MANOKWARI,KamundanFM.com. – Jenazah presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, akan menjalani autopsi guna memastikan penyebab pasti kematiannya. Keluarga telah memberikan persetujuan terhadap tindakan medis tersebut dan meminta masyarakat menghentikan berbagai spekulasi yang berkembang sebelum hasil pemeriksaan forensik diumumkan secara resmi.
Kuasa hukum keluarga, Yan Christian Warinussy, mengatakan autopsi merupakan langkah penting untuk mengungkap penyebab kematian almarhum secara ilmiah. Menurutnya, hasil autopsi akan menjadi dasar dalam proses penyelidikan yang saat ini masih dilakukan oleh pihak kepolisian.
“Kami meminta seluruh masyarakat untuk tidak membangun opini atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Mari menunggu hasil autopsi dan penyelidikan resmi dari aparat penegak hukum,” ujarnya.
Sebelumnya, Tim SAR gabungan yang terdiri atas personel Basarnas, TNI, Polri, serta masyarakat berhasil menemukan dan mengevakuasi jenazah Yanto Idorway pada Senin (27/7). Korban ditemukan di Sungai Memti, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, setelah dinyatakan hilang selama sembilan hari.
Berdasarkan keterangan Polda Papua Barat, jenazah ditemukan sekitar pukul 11.05 WIT atau sekitar 10 meter dari lokasi awal korban dilaporkan terjatuh dan terseret arus deras Sungai Memti pada 18 Juli 2026. Proses pencarian sebelumnya melibatkan puluhan personel gabungan yang menyisir sungai dan kawasan sekitar lokasi kejadian. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga atas peristiwa tersebut.
Meski jenazah telah ditemukan, kepolisian menegaskan penyelidikan belum berakhir. Aparat masih mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa lokasi kejadian, serta menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Keluarga berharap proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan berdasarkan fakta. Mereka juga meminta masyarakat maupun pengguna media sosial tidak menyebarkan dugaan atau narasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya karena berpotensi menimbulkan keresahan serta melukai perasaan keluarga yang sedang berduka.
Kasus meninggalnya presenter TVRI Papua Barat itu menjadi perhatian publik. Rekan kerja, sahabat, dan masyarakat menyampaikan duka cita serta berharap hasil autopsi dapat memberikan kepastian mengenai penyebab kematian Yanto Idorway sekaligus menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih menunggu pelaksanaan autopsi dan belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab kematian. Aparat mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi yang akan disampaikan setelah seluruh proses penyelidikan dan pemeriksaan forensik selesai.
