Kamundanfm.com – Kota Palu dan sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah diguncang gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6,7 pada Selasa (16/6/2026) sekitar pukul 11.27 WITA. Guncangan kuat yang terjadi secara tiba-tiba membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah, kantor, pusat perbelanjaan hingga fasilitas umum untuk menyelamatkan diri.
Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episentrum gempa berada di darat sekitar 42 kilometer tenggara Palu pada koordinat 1,04 LS dan 120,23 BT dengan kedalaman hanya 10 kilometer, sehingga getarannya terasa sangat kuat di permukaan.
Meski kekuatannya cukup besar dan memicu kepanikan masyarakat, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Namun warga tetap diminta meningkatkan kewaspadaan karena aktivitas gempa susulan masih mungkin terjadi sewaktu-waktu.
Guncangan Sangat Kuat, Warga Trauma Gempa 2018
Sejumlah saksi mata melaporkan getaran berlangsung beberapa detik dan terasa sangat kuat. Banyak warga memilih bertahan di ruang terbuka karena khawatir terjadi gempa susulan yang lebih besar.
Kepanikan semakin terasa karena masyarakat Palu masih menyimpan trauma mendalam terhadap bencana gempa dan tsunami dahsyat tahun 2018 yang menelan ribuan korban jiwa. Beberapa hotel, pusat layanan publik, dan fasilitas kesehatan dilaporkan melakukan evakuasi sementara sebagai langkah antisipasi.
Sejumlah Bangunan Dilaporkan Rusak
Laporan awal menyebutkan beberapa bangunan mengalami kerusakan akibat guncangan kuat tersebut. Di sejumlah titik terlihat plafon runtuh, dinding retak, serta material bangunan yang berjatuhan ke jalan. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan untuk memastikan tingkat kerusakan dan kemungkinan adanya korban terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama aparat terkait terus bergerak melakukan pemantauan lapangan untuk mengumpulkan informasi terbaru mengenai dampak gempa.
Puluhan Gempa Susulan Terjadi
BMKG mencatat aktivitas gempa susulan terjadi tidak lama setelah gempa utama mengguncang Palu. Salah satu gempa susulan tercatat berkekuatan Magnitudo 5,2 dengan kedalaman yang sama, yaitu 10 kilometer. Kondisi ini menunjukkan aktivitas seismik di wilayah tersebut masih cukup tinggi.
Masyarakat diminta tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan sebelum dinyatakan aman oleh petugas dan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG maupun pemerintah daerah.
Terasa Hingga Sulawesi Barat dan Gorontalo
Selain Palu, getaran gempa juga dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah lain seperti Sigi, Mamuju, Mamasa, Polewali Mandar hingga beberapa daerah di Gorontalo. Intensitas guncangan bervariasi mulai dari sedang hingga kuat.
BMKG menjelaskan gempa ini merupakan gempa tektonik dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah Sulawesi Tengah. Karakteristik gempa dangkal umumnya menghasilkan guncangan yang lebih kuat di permukaan dibanding gempa berkedalaman besar.
Data Gempa Palu 16 Juni 2026
- Magnitudo: 6,7
- Waktu: 10.27 WIB / 11.27 WITA
- Lokasi: 42 Km Tenggara Palu, Sulawesi Tengah
- Kedalaman: 10 Km
- Status Tsunami: Tidak Berpotensi Tsunami
- Gempa Susulan: Terus terjadi, salah satunya M 5,2
- Dampak Awal: Kepanikan warga dan laporan kerusakan bangunan di sejumlah lokasi.
