KAMUNDANFM.COM, JAYAPURA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Maybrat menanggapi isu merger Partai Nasdem dan Gerindra.
Ketua Partai NasDem Maybrat Agustinus Tenau menegaskan, informasi tersebut hoaks atau tidak benar.
“Kami harus tegaskan isu tersebut hoaks,” kata Agus Tenau via selulernya, Kamis (16/4/2026).

Ia mengatakan, pertemuan Surya Paloh dan Prabowo Subianto merupakan hal wajar.
Bahkan sambung Agustinus Tenau, pertemuan tersebut membahas seputar kebangsaan.
“Wajarlah mereka berdua bertemu sebagai kawan lama. Jadi kalau ada oknum atau media yang sampaikan NasDem akan merger dengan Gerindra, saya kira itu kurang referensi,” ujarnya.
Lanjut Agus, terkait dengan hengkangnya beberapa tokoh dari Partai NasDem merupakan hal yang lumrah dan wajar dalam berorganisasi.
Sehingga, hal tersebut tidak bisa dijadikan sebagai acuan bahwa Partai NasDem akan merger dengan Gerindra.
“Istilah merger ini tidak ada dalam partai politik. Kalau pun ada tokoh yang hengkang dan berpindah ke partai lain, itu urusan pribadi,” ucapnya.
Agus menuturkan, dirinya bersama kader Partai Nasdem se-nusantara tetap komitmen di bawah satu komando yakni, ketua umum (Ketum) Surya Paloh.
Sebab, menurutnya NasDem adalah Surya Paloh dam Surya Paloh adalah NasDem.
“Kami tetap solid di bawah satu komando kaka Ketua Umum Surya Paloh. Bahkan kami punya komitmen Surya Paloh ketua umum seumur hidup,” tegasnya.
<span;>Ia pun menuturkan, komitmen tersebut bukan hal yang berlebihan.
Pasalnya, Surya Paloh dinilai memiliki cara berpikir dan gagasan yang hebat dan luar biasa.
Bahkan, Agus menyamakan Surya Paloh dengan Founding Father sekaligus presiden pertama Indonesia, Soekarno.
“Beliau pernah mengatakan, ingin melihat anak-anak dari Indonesia Timur yang hitan kulit dan rambut keriting jadi Presiden Indonesia. Ini hal yang luar biasa,” ujarnya.
Lebih lanjut Agus mengatakan, meskipun Partai Nasdem terbilang baru namu masuk dalam top lima pemenang pileg 2024.
Selain itu, berdasarkan survei Partai Nasdem merupakan parpol yang tumbuh sumbur terutama di Indonesia timur.
“Jadi kami ini juga partai besar, mana mungkin merger. Tidak ada istilah merger,” ucapnya.
Olehnya itu, Agus mengimbau kader Partai Nasdem se-nusantara terlebih khusus di Maybrat untuk mengedukasi simpatisan dan rakyat bahwa isu tersebut hoaks.
“Secara pribadi saya ajak kader dan simpatisan bersatu serta solid di bawah komando Surya Paloh sebagai mama slogan kita, bersatu, berjuang dan menang,” pungkasnya.
(RED//ALL)
