Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Sembai secara simbolis melepas penyaluran beras SPHP di Gudang Dolog Serui, Selasa (9/12/2025). (FOTO//ULI)
KAMUNDANFM.COM, YAPEN – Polres Kepulauan Yapen mulai menyalurkan beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Penyaluran itu secara simbolis dilakukan oleh Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Sembai di Gudang Dolog Serui, Selasa (9/12/2025).
Kapolres Kepulauan Yapen AKBP Ardyan Ukie Hercahyo mengatakan, penyaluran beras SPHP berlangsung hingga akhir Desember 2025.
“Untuk Kepulauan Yapen akan didistribusikan mencapai 120 ton hingga akhir Desember 2025,” kata Ardyan saat diwawancarai wartawan usai kegiatan di Gudang Dolog Serui, Selasa (9/12/2025).
Dikatakannya, untuk penyaluran beras SPHP akan disesuaikan kebutuhan masing-masing distrik.
Ia pun berharap, penyaluran SPHP ini dapat mencukupi kebutuhan masyarakat Kepulauan Yapen, terlebih khususnya dalam menyambut Natal 2025 dan tahun baru 2026.
“Harga eceran tertinggi (HET) Rp 13.000 per kilogram. Kalau untuk satu karung (5 kg) Rp 65.000,” jelasnya.
Ia menambahkan, apabila ada oknum yang menjual beras SPHP di atas harga ditetapkan akan ditindak tegas.
“Kami bersama satgas pangan dan Bulog tentunya akan tindak tegas,” tuturnya.
Semenrtara itu, Kepala Bulog Serui Firmansyah mengungkapkan, program ini telah bejalan sejak Juli 2025.
Firmansyah memastikan, stok beras SPHP aman dan tercukupi untuk disalurkan hingga akhir desember.
“Kami melayani dua polres dalam program ini. Jadi sejak Juli, Polres Yapen sudah merealisasikan penyaluran beras bantuan SPHP sebanyak 52,5 ton. Sedangkan Polres Waropen sudah merealisasikan 42 ton,” tandasnya.
Sebagai informasi, program ini merupakan langkah sigap Polri bersama pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat Papua mendapatkan akses pangan yang merata.
(ULI//ALL)
