KAMUNDANFM.COM, BINTUNI – Tokoh pemuda Maybrat Musa Naa,ST mengatakan, momentum HUT ke-75 Theofani sabagai momentum menghidupkan kerendahan hati dan meningkatkan kualitas iman.
“Sebagai generasi muda Maybrat, di HUT ke-75 Theofani ini, kita merefleksikan kembali dan merenungkan apa yang menjadi nubuat dari Rasul Ruben Rumbiak,” kata Musa Naa saat diwawancarai wartawan di Teluk Bintuni, Rabu (21/10/2025).
Dikatakannya, momentum ini juga harus dimaknai dengan semangat menjaga kesatuan terlebih khusus bagi generasi muda Ayamaru, Aifat dan Aitinyo (A3).
Tak hanya itu, lanjut pria yang juga menjabat Anggota DPR Papua Barat ini, HUT ke-75 Theofani sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas iman dan pendidikan.
“Bagaimana kita generasi muda A3, mendorong agar bertumbuh dalam iman, menjauhi kenakalan, serta membangun kualitas hidup yang lebih baik sesuai dengan janji berkat Tuhan bagi wilayah A3,” ujarnya.
Lebih Musa mengatakan, Theofani mengandung pesan mendalam bagi generasi muda menjadi manusia pembangun di Tanah Papua.
“Ini merupakan panggilan spiritual, sehingga pelayanan untuk Tuhan harus diutamakan,” tuturnya.
Menurut Musa, Theofani tidak cukup hanya dirayakan melainkan harus dihidupi. Persatuan tidak akan terpelihara apabila kita terus membangun perbedaan dan permusuhan.
“Kerendahan hati tidak akan bertumbuh apabila kita merasa diri paling benar dan paling hebat. Kasih tidak akan menjadi kekuatan apabila kita hanya mengasihi orang yang sepaham dengan kita,” ucapnya.
“Penghormatan kepada sesama tidak akan terwujud apabila kita merendahkan orang lain karena perbedaan pendapat, kedudukan, latar belakang, atau kepentingan,” lanjutnya.
Oleh karena itu, Musa menegaskan peringatan HUT ke-75 tahun Theofani hendaknya menjadi momentum bagi seluruh orang Maybrat untuk kembali ke titik awal, yakni merenungkan dan menghidupi kembali empat pesan utama yang menjadi dasar kehidupan bersama.
“Mari kita mulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan pelayanan, masyarakat, hingga kehidupan kepemimpinan. Kita semua memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga warisan nilai-nilai tersebut,” pungkasnya.
(RED)
