Kamundanfm.com —
Memasuki H-5 lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, jumlah penumpang di Bandara Internasional Sentani, Kabupaten Jayapura, terjadi lonjakan penumpang, angkanya sudah mencapai 20 ribu jiwa.
Lonjakan penumpang ini mulai terlihat sejak hari Jumat (13/3/2026) dengan jumlah penumpang yang mencapai sekitar 6.000 orang per hari. Angka ini meningkat dibandingkan hari biasa yang rata-rata hanya mencapai sekitar 4.000-5.000 penumpang per hari.
“Jumlah penumpang melalui Bandara Sentani sudah mulai mengalami kenaikan atau kepadatan sejak Jumat dengan rata-rata penumang per hari mencapai 6.000 penumpang. Jumlah ini mengalami kenaikan cukup signigikan dari hari-hari biasa sekitar 4.000-5.000 penumpang,” kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sentani, I Nyoman Noer Rohim pada Senin (16/3/2026).
Tercatat sejak Jumat hingga Senin, sekitar 20.000 penumpang telah berangkat dan datang melalui Bandara Sentani.
Destinasi favorit yang dituju yakni beberapa daerah seperti Wamena, Timika, Makassar, Jakarta, serta Bali.
“Dari catatan kita sejak Jumat sampai Minggu kemarin sudah ada sekitar 20.000 penumpang yang terlayani. Jumlah perhari diatas 5.000 penumpang,” ujarnya.
Jumlah penumpang diperkirakan akan terus meningkat hingga puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada Rabu (18/3/2026) mendatang.
“Untuk puncak arus mudik di Bandara Internasional Sentani diperkirakan pada 18 Maret dengan jumlah penumpang diperkirakan mencapai sekitar 6.500-7.000 orang dalam satu hari,” ungkapnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak pengelola bandara dari PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Sentani telah menyiagakan sekitar 180 personel.
Petugas disiagakan guna memberikan pelayanan kepada penumpang serta memastikan seluruh fasilitas di Bandara Sentani dapat digunakan secara optimal selama masa arus mudik lebaran.
“Kita memastikan bahwa seluruh fasilitas baik dari runway, apron, terminal serta petugas siap melayani seluruh penumpang yang akan mudik pada lebaran tahun ini. Kita akan upayakan pelayanan terbaik kepada seluruh penumpang,” bebernya.
I Nyoman Noer Rohim juga mengimbau para calon penumpang untuk datang lebih awal sebelum jadwal keberangkatan guna menghindari antrean serta memastikan proses perjalanan berjalan lancar. (*)
