Bupati Fakfak Samaun Dahlan. (FOTO//ARA)
KAMUNDANFM.COM, FAKFAK – 747 warga Fakfak terinveksi Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Data tersebut diungkapkan Bupati Fakfak Samaun Dahlan saat peringatan Hari AIDS se-Dunia yang digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maruf Amin, Senin (1/12/2025).
“Hari AIDS se-Dunia merupakan momen penting menguatkan komitmen kita dalam penanggulangan HIV/AIDS di Kota Pala,” kata Bupati Samaun Dahlan.
Ia menuturkan, untuk Provinsi Papua Barat dari tahun 2013 sampai April 2025 terdeteksi sekiranya 5.893 kasus.
Sementara untuk Kabupaten Fakfak hingga November 2025 ditemukan 747 kasus.
Olehnya itu, Bupati Samaun Dahlan menegaskan di balik angka tersebut, banyak orang dengan HIV/AIDS yang menderita dan membutuhkan dukungan.
“Tidak ada alasan untuk kita mengambil langkah strategis yang terintegrasi menuju tercapainya eliminasi AIDS pada 2030 mendatang,” ucapnya.
Dikatakannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak terus menunjukkan komitmen nyata memperkuat layanan kesehatan, termasuk konseling, pemeriksaan, pengobatan dan pendampingan bagi Orang Dengan HIV AIDS (ODHA).
“Tentu melalui sinergitas lintas sektor, termasuk bersama Dinas Kesehatan Fakfak, rumah sakit, Puskesmas, tokoh adat hingga tokoh agama, dunia pendidikan, LSM termasuk komunitas,” ujarnya.
Tujuannya untuk memastikan semua masyarakat Kabupaten Fakfak mendapatkan layanan kesehatan prima, tanpa terkecuali.
“Saya juga mengajak kita semua untuk menghapus stigma buruk terhadap ODHA, karena HIV bukanlah aib atau dosa,” tekannya.
Ia juga menyinggung soal tantangan memberantas HIV/AIDS di tengah dinamika sosial, perubahan perilaku, perkembangan teknologi dan tantangan kesehatan global.
“Untuk itu, kita harus memastikan layanan kesehatan HIV/AIDS tersedia, terjangkau dan ramah serta berkelanjutan bagi semua orang yang membutuhkan,” pinta Samaun Dahlan.
Adapun tema peringatan Hari AIDS se-Dunia tahun ini di Fakfak ialah “Bersama Hadapi Perubahan, Jaga Keberlangsungan Layanan HIV”.
(ARA//ALL)
