Lanjut David, kasus tambang di Raja Ampat, Papua Barat Daya harusnya menjadi pelajaran bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat dalam mengambil keputusan.

KAMUNDANFM.COM, MANOKWARI – Aktivitas tambang ilegal di Papua Barat kian marak.

Manokwari menjadi satu dari sekian daerah di Papua Barat yang banyak terdapat tambang ilegal.

Alhasil, ekosisten hutan di sekitar tambang ilegal itu menjadi rusak.

Wakil Ketua DPD Gerindra Papua Barat Bidang Komunikasi, Kerjasama dan Media David Alexander Baru mengungkapkan, pihaknya merima banyak keluhan dari masyarakat, terlebih khusus warga SP7 dan sekitarnya.

“Masyarakat banyak mengadu ke kami soal banjir yang diakibatkan dampak dari maraknya tambang ilegal,” kata David Baru dalam siaran persnya yang diterima kamundafm.com, Selasa (29/7/2025).

David menuturkan, selama ini masyarakat sekitar takut untuk menyuarakan pesoalan banjir yang disebabkan oleh aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

Olehnya itu, David Baru minta Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan untuk meninjau langsung kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas pertambangan ilegal di Wasarawi.

“Sebelum izin tambang rakyat di tanda tangan, pak gub ajak forkopimda tinjau langsung kerusakan lingkungan di Wasirawi dan sekitarnya,” tuturnya.

Lanjut David, kasus tambang di Raja Ampat, Papua Barat Daya harusnya menjadi pelajaran bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat dalam mengambil keputusan.

“Supaya kedepan, pak gub aman dari konsekuensi hukum,” ujarnya.

Sebelumnya dikutip dari rri.co.id, Pemprov Papua Barat bakal menerbitkan izin tambang emas yang dikelola masyarakat.

(RED//ALL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *