Ia berharap, wakil rakyat di provinsi maupun kabupaten/kota benar-benar melaksanakan tugas dan fungsi sebagai legislatif.

KAMUNDANFM.COM, MANOKWARI – Beberapa waktu lalu, masyarakat di sejumlah daerah se-Indonesia turun ke jalan berdemonstrasi.

Demonstrasi itu menuntut dibubarkannya Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), karena beberapa hal.

Di antaranya, kenaikan tunjangan anggota DPR RI.

Buntut dari demonstrasi itu menimbulkan korban jiwa, harta dan rusaknya fasilitas umum di sejumlah daerah.

Tokoh pemuda Manokwari Harton Tapilatu mengingatkan, agar kejadian itu menjadi refleksi dan evaluasi bagi “wakil rakyat” di daerah.

“Saya rasa, aksi yang dilakukan masyarakat beberapa waktu lalu menjadi pembelajaran penting bagi wakil rakyat di provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Harton Tapilatu dalam siaran persnya, Selasa (9/9/2025).

Ia berharap, wakil rakyat di provinsi maupun kabupaten/kota benar-benar melaksanakan tugas dan fungsi sebagai legislatif.

“Bukan tidak mungkin kejadian ini bisa terjadi di daerah kita, karena ketidak puasan rakyat terhadap kinerja dewan,” ujarnya.

Lanjut Harton, tak kalah pentingnya ialah kesadaran pimpinan parpol untuk tidak intervensi anggota DPR-nya melebih kapasitasnya.

Sebab, ketika terpilih menjadi anggota DPR 80 persen milik rakyat.

“Mereka yang duduk di kursi legislatif merupakan representasi rakyat, bukan parpol. Ingat rakyat yang harus diutamakan,” ucapnya.

Harton kembali berharap, wakil rakyat di daerah khususnya di Papua Barat menjalankan tugas dan fungsi sebagaimana mestinya.

Sehingga, program yang dimasukan dalam APBD dapat terealisasi demi kesejahteraan rakyat.

“Kami juga imbau agar pemda tak mengambil keputusan-keputusan yang dapat membenturkan rakyat dan pihak keamanan,” pungkasnya.

(RED//ALL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *