Andarias berharap seluruh catatan tersebut tidak berhenti sebagai rekomendasi dalam rapat paripurna, tetapi benar-benar ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Maybrat.

KAMUNDANFM.COM, MAYBRAT – Fraksi Partai NasDem DPRK Kabupaten Maybrat memberikan sejumlah catatan tegas dalam pembahasan dan persetujuan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Fraksi NasDem meminta Pemerintah Kabupaten Maybrat tidak hanya fokus pada pengesahan anggaran, tetapi memastikan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat benar-benar direalisasikan.

<Ketua Fraksi Partai NasDem DPRK Kabupaten Maybrat, Andarias Duwith, A.Md., mengatakan pihaknya telah menerima dan menyetujui rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Ketua Fraksi NasDem DPRK Maybrar Andarias Duwith (Foto/Ist)

Namun, persetujuan tersebut disertai sejumlah penegasan yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Kami Fraksi NasDem telah menerima dan menyetujui rancangan APBD perubahan Tahun 2026. Tetapi ada beberapa poin penegasan yang kami sampaikan dalam pendapat akhir fraksi,” kata Andarias dalam siaran persnya, Senin (28/9/2026).

Bantuan Studi Akhir Mahasiswa Jangan Terlambat

Salah satu persoalan yang mendapat perhatian serius Fraksi NasDem adalah, bantuan biaya studi akhir bagi mahasiswa asal Maybrat yang sedang menyelesaikan pendidikan di berbagai kota di Indonesia.

Andarias menegaskan, bantuan tersebut harus direalisasikan tepat waktu dan jangan kembali terjadi keterlambatan pencairan seperti yang dikeluhkan sebelumnya.

“Kami minta agar bantuan biaya studi akhir itu wajib dicairkan untuk membantu mahasiswa Maybrat yang tersebar di seluruh Nusantara,” pintanya.

Ketua DPRK Maybrat Silas Frasawi saat menyerahkan pandangan Fraksi NasDem ke Bupati Maybrat (Foto//Ist)

Ia mengatakan, keterlambatan pencairan dapat memberikan beban tambahan kepada mahasiswa dan orang tua, terlebih dalam kondisi ekonomi masyarakat yang terbatas.

“Pengalaman yang terjadi, banyak beasiswa itu terlambat cair. Mahasiswa sudah pulang, baru beasiswanya cair. Kasihan orang tua mereka,” ujarnya.

Karena itu, Fraksi NasDem meminta Bupati Maybrat melalui Dinas Pendidikan segera memastikan bantuan biaya studi akhir mahasiswa dapat direalisasikan tanpa keterlambatan.

“Kami minta perhatian kepada saudara Bupati melalui Dinas Pendidikan untuk segera merealisasikan bantuan biaya studi akhir kepada mahasiswa Maybrat yang menjalankan studi akhir di beberapa kota yang tersebar di Indonesia,” katanya.

Dukcapil Dinilai Belum Maksimal

Selain persoalan pendidikan, Fraksi NasDem juga menyoroti pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Maybrat.

Andarias mengatakan, berdasarkan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), ditemukan sejumlah kendala yang memengaruhi pelayanan masyarakat.

Salah satu persoalan utama adalah lokasi kantor Dukcapil yang berada di wilayah lembah sehingga dinilai menghadapi kendala jaringan.

“Kami melakukan RDP dengan Dinas Dukcapil dan mendapat laporan bahwa bangunan ini berada di bawah lembah. Karena itu mereka meminta agar bangunan dipindahkan ke wilayah yang agak tinggi sehingga bisa menerima sinyal atau jaringan dengan baik,” jelasnya.

Selain persoalan jaringan, Fraksi NasDem juga menyoroti keterbatasan bangunan dan ruang pelayanan.

“Ruangan mereka juga terbatas. Mereka meminta agar dibangun gedung yang memadai untuk proses pelayanan Dukcapil Maybrat,” ujarnya.

Menurut Andarias, kondisi tersebut berdampak langsung terhadap masyarakat, khususnya warga yang datang dari wilayah terpencil dan harus menempuh perjalanan jauh untuk mengurus dokumen kependudukan.

“Masyarakat dari tempat terpencil atau terluar datang mengurus KTP saja bisa satu sampai dua hari. Lalu KTP jadi bisa tiga, empat hari sampai satu minggu. Ini menjadi catatan penting bagi kami,” ucapnya.

Karena itu, Fraksi NasDem mendorong agar pembangunan gedung Dukcapil yang baru dimasukkan dalam APBD Induk Tahun Anggaran 2027.

“Kami minta pada APBD Induk 2027, kantor Dinas Dukcapil harus dibangun baru di posisi yang strategis atau di wilayah yang lebih tinggi,” tegas Andarias.

Musim Kemarau, Armada Pemadam Kebakaran Diminta Ditambah

Tidak hanya pendidikan dan pelayanan administrasi kependudukan, Fraksi NasDem juga meminta perhatian serius Bupati Maybrat terhadap sektor pemadam kebakaran.

Andarias mengingatkan bahwa kondisi musim kemarau yang berlangsung panjang meningkatkan kebutuhan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi potensi kebakaran, termasuk kebakaran hutan dan lahan.

Karena itu, Fraksi NasDem meminta pemerintah daerah memperkuat armada pemadam kebakaran yang tersedia di empat zona pelayanan di Kabupaten Maybrat.

“Untuk pemadam kebakaran, kami juga minta saudara Bupati memperhatikan Dinas Kebakaran. Sekarang musim kemarau yang panjang, jadi harus menambah armada kendaraan di empat zona yang ada,” kata Andarias.

Menurutnya, penambahan armada bukan hanya untuk merespons ketika kebakaran sudah terjadi, tetapi juga memperkuat langkah pencegahan dan kesiapsiagaan pemerintah daerah.

“Ini untuk mencegah kebakaran hutan. Jadi kami minta ini juga menjadi perhatian pemerintah daerah,” tegasnya.

Ia menilai keberadaan armada yang memadai di setiap zona penting agar respons terhadap kejadian kebakaran dapat dilakukan lebih cepat, terutama apabila terjadi di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan.

Tiga Catatan Strategis Fraksi NasDem

Dengan demikian, Fraksi NasDem memberikan tiga penegasan penting dalam APBD Perubahan 2026 dan perencanaan anggaran berikutnya, yakni memastikan bantuan studi akhir mahasiswa dicairkan tepat waktu, membangun kembali fasilitas Dukcapil yang lebih representatif, serta memperkuat armada pemadam kebakaran di empat zona.

Andarias berharap seluruh catatan tersebut tidak berhenti sebagai rekomendasi dalam rapat paripurna, tetapi benar-benar ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Maybrat.

“Ini yang kami sampaikan dan menjadi catatan penting bagi kami. Kami berharap pemerintah daerah dapat memperhatikan poin-poin tersebut demi pelayanan dan kepentingan masyarakat Maybrat,” pungkasnya.

(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *