Anggota DPD RI Arianto Kogoya saat memberikan materi dalam seminar HMPJ di Gedung Seminari Waena Jayapura, Minggu (22/02/2026). (Foto//IST)

"Peluang di sektor formal semakin terbatas, sehingga mahasiswa perlu membekali diri dengan keterampilan dan jiwa kewirausahaan," tuturnya.

KAMUNDANFM.COM, JAYAPURA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Pegunungan, Arianto Kogoya menjadi pemateri dalam seminar yang digelar Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Jayawijaya (HMPJ) Kota Studi Jayapura.

Seminar tersebut berlangsung di Gedung Seminari Waena, Distrik Heram Kota Jayapura Papua, Minggu (22/2/2026).

Dalam pemaparannya, Senator AK sapaan akrabnya menekankan pentingnya pendidikan.

Anggota DPD RI Arianto Kogoya foto bersama pengurus HMPJ Kota Study Jayapura di halaman Seminara Waena, Minggu (22/02/2026). (Foto//IST)

Sebab, pendidikan menurutnya merupakan fondasi utama dalam membangun Papua yang maju dan mandiri.

“Mahasiswa harus mempersiapkan diri. Sebab, mahasiswa meupakan agen perubahan yang menentukan masa depan daerah,” kata Arianto Kogoya.

Arianto mengatakan, seminar ini patut diapresiasi.

Karena, lanjut Arianto Kogoya melalui seminar ini dapat membuka wawasan mahasiswa sekaligus membangun semangat kolaborasi.

“Saya mengapresiasi pengurus yang telah membuat kegiatan positif ini,” ujarnya.

Anggota DPD RI Arianto Kogoya bincang-bincang dengan pengurus HMPJ Kota Study Jayapura di halaman Gedung Seminari Waena, Minggu (22/02/2026). (Foto/IST

Selain pendidikan, Arianto dalam materinya juga menyarankan mahasiswa HMPJ di Kota Study Jayapura untuk tidak hanya fokus pada

Aparatur Sipil Negara (ASN) dan politisi setelah kuliah.

“Peluang di sektor formal semakin terbatas, sehingga mahasiswa perlu membekali diri dengan keterampilan dan jiwa kewirausahaan,” tuturnya.

Arianto juga mengingatkan pemerintah daerah dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan dapat memberikan dukungan yang lebih nyata bagi mahasiswa di kota studi, baik dalam bentuk bantuan operasional, pelatihan, maupun program pengembangan sumber daya manusia (SDM).

(RED//ALL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *