Kamundanfm, Manokwari –Atlet Muda Berprestasi Boanerges Ratag adalah pembalap jetski asal Papua Barat yang mencuri perhatian dunia olahraga air internasional.

Lahir pada tahun 2009, ia baru berusia 16 tahun saat meraih gelar Juara Dunia dalam ajang APB-UIM Endurance World Championship Grand Prix of Indonesia 2025 di Danau Toba.

Selama tiga hari balapan, Boanerges tampil dominan melawan pembalap dari sembilan negara. Ia berhasil mengungguli dua jagoan Amerika Serikat, Jay Finlison dan Anthony Radetic, dengan mengumpulkan total 136 poin yang memastikan posisinya di puncak klasemen dunia.

Kemenangan ini terasa semakin spesial karena diraih di tanah air sendiri. Selain Boanerges, sejumlah pembalap Indonesia juga menorehkan hasil membanggakan dengan masuk 10 besar dunia:

Kanina Ramadhina – Peringkat 8

Hilman Kurniawan – Peringkat 9

Fikri Rajab – Peringkat 10

Sementara itu, pembalap lain seperti Makaio Wimylie, Pramudya Lingga Kumara, Muhammad Fahri Abdillah, Yoko Sosie Hermanto, dan Trinity Nyah Gracia Ratag belum mencapai hasil maksimal, namun tetap menunjukkan performa penuh semangat di lintasan.

Kemenangan Boanerges bukan hanya pencapaian pribadi, melainkan juga bukti bahwa atlet Indonesia mampu bersaing di kancah internasional.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi pemicu semangat baru bagi generasi muda untuk terus menorehkan prestasi di olahraga air dunia.

Aquabike World Championship adalah ajang balap aquabike internasional yang diselenggarakan di bawah naungan Union Internationale Motonautique (UIM), mempertemukan para pembalap terbaik dunia dalam berbagai kategori kompetisi.

Profil Boanerges Ratag

Atlet Muda Berprestasi Boanerges Ratag adalah pembalap jetski asal Papua Barat yang mencuri perhatian dunia olahraga air internasional.

Lahir pada tahun 2009, ia baru berusia 16 tahun saat meraih gelar Juara Dunia dalam ajang APB-UIM Endurance World Championship Grand Prix of Indonesia 2025 di Danau Toba.

Prestasi ini menjadikannya pembalap Indonesia pertama sekaligus termuda yang memenangkan gelar bergengsi di dunia Aquabike2.

Dalam kompetisi yang berlangsung dari 13–17 Agustus 2025, Boanerges tampil luar biasa dengan mengumpulkan total 136 poin dari enam balapan.

Ia unggul jauh dari pesaing asal Amerika Serikat, Jay Finlinson dan Anthony Radetic, yang masing-masing meraih 113 dan 92 poin.

Strategi balap yang matang, teknik manuver tajam, dan ketahanan fisik prima menjadi kunci keberhasilannya

Boanerges mulai mengenal dunia jetski sejak usia sekolah dasar, berawal dari hobinya bermain di perairan sekitar tempat tinggalnya.

Dukungan keluarga, pelatih, dan komunitas jetski Indonesia menjadi fondasi penting dalam membentuk kariernya. Ia menjalani latihan fisik ketat dan disiplin tinggi sebelum tampil di panggung internasional.

Kemenangan Boanerges menjadi hadiah istimewa menjelang Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Ia menyebut keberhasilannya sebagai kemenangan untuk seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Papua Barat.

Penampilannya di podium tertinggi membuktikan bahwa atlet muda Indonesia mampu bersaing di level dunia dan menjadi inspirasi bagi generasi muda. (*)

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *