Manokwari — Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 STMIK Kreatindo Manokwari pada Selasa, 19 Agustus 2025, menghadirkan Sejumlah Narasumber salah satunya Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Papua Barat, Amus Atkana, sebagai salah satu narasumber.
Dalam penyampaian materinya, Amus Atkana menekankan pentingnya peran masyarakat, termasuk mahasiswa, dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik. Ia mengingatkan bahwa mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki peran strategis dalam mengawal terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.

“Apa saja yang menyentuh kepentingan publik dan menggunakan anggaran negara patut kita awasi bersama. Ini demi terwujudnya Indonesia maju dan sejahtera.” kata Atkana
Pesan tersebut disambut antusias oleh mahasiswa baru yang mengikuti kegiatan. Materi dari Ombudsman diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kritis mahasiswa terhadap isu pelayanan publik serta mendorong partisipasi aktif mereka dalam mengawasi jalannya pemerintahan dan pembangunan di daerah maupun nasional.
Kehadiran Kepala Ombudsman Papua Barat dalam PKKMB 2025 tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya peran mereka dalam menciptakan masyarakat yang adil, transparan, dan berkeadilan.

PJ. Kepala Kesbangpol Papua Barat
Manokwari — PJ. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Papua Barat, Dr. Edison Ompe, M.Si Dalam pemaparannya menekankan pentingnya pencegahan dan penanggulangan intoleransi, radikalisme, terorisme, serta penyebaran paham-paham yang bertentangan dengan ideologi negara, Pancasila. Mahasiswa baru diajak memahami bahwa keberagaman Indonesia merupakan kekuatan bangsa yang harus dijaga, bukan dijadikan alasan untuk terpecah belah.
Kesbangpol juga mengingatkan bahwa kampus sebagai pusat ilmu pengetahuan memiliki peran vital dalam membentengi generasi muda dari berbagai ideologi yang dapat merusak persatuan. Mahasiswa diharapkan mampu bersikap kritis, bijak dalam menerima informasi, serta aktif berperan sebagai agen perdamaian dan persatuan di lingkungan masyarakat.

Dari BNN Papua Barat
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan BNN Papua Barat Vicktor menyampaikan materi tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba. Mahasiswa baru diberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba bagi kesehatan, dampak sosial, serta ancaman serius yang ditimbulkannya terhadap generasi muda dan masa depan bangsa.
BNN Papua Barat menegaskan bahwa mahasiswa sebagai generasi intelektual memiliki tanggung jawab besar untuk menjauhi narkoba dan menjadi agen pencegahan di lingkungan sekitarnya. Upaya pemberantasan tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat, termasuk mahasiswa.
Dalam PKKMB Ini hadir pula Pemateri Pihak Bank BNI , Pihak Asuransi Bumida Kegiatan sendiri berlangsung dari tanggal 19-21 Agustus 2025 (*)
