Kamundanfm.com–Williams Lugo langsung menunjukkan kualitasnya pada laga perdana bersama Persipura Jayapura.Gelandang yang baru bergabung pada Februari 2026 itu mencetak dua assist dan terpilih sebagai Man of The Match saat Persipura menang telak 4-1 atas PS Barito Putera pada pekan ke-19 Pegadaian Championship (Liga 2) musim 2025/2026.

Sebelum merapat ke tim Mutiara Hitam, Lugo tercatat membela Persik Kediri. Kehadirannya di putaran ketiga kompetisi langsung memberi dampak signifikan bagi permainan Persipura, khususnya dalam mengatur ritme dan membangun serangan dari lini tengah.

Persipura membuka keunggulan pada menit 45+2 melalui Reno Salampessy. Memanfaatkan bola liar hasil sepakan Ruben, Reno sukses mencetak gol pembuka dan membawa tuan rumah unggul 1-0.

Hanya berselang satu menit, tepatnya pada 45+3, Lugo menunjukkan visi bermainnya. Melalui skema serangan balik cepat, ia melepaskan umpan terobosan matang kepada Ramai Rumakiek yang berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan nyaman bagi Persipura.

Memasuki babak kedua, peran Lugo kembali krusial. Pada menit ke-66, umpan akuratnya kembali dimaksimalkan Reno Salampessy untuk mencetak gol ketiga Persipura. Dua assist di laga debut menjadi bukti kontribusi nyata sang gelandang.

Barito Putera sempat memperkecil ketertinggalan, namun Persipura memastikan kemenangan lewat gol Kelly Sroyer pada menit ke-91 yang mengubah skor menjadi 4-1.

Kemenangan di kandang sendiri, Tanah Papua, semakin istimewa dengan performa impresif Lugo. Main perdana, dua assist, dan gelar Man of The Match menjadi awal manis perjalanan Williams Lugo bersama Persipura Jayapura.

Atmosfer luar biasa tercipta saat Persipura Jayapura menjamu Barito Putera pada pekan ke-19 Championship 2025/2026, Minggu (15/2/2026).Bermain di Stadion Lukas Enembe, sebanyak 20.270 penonton memadati tribun sejak sebelum kick off pukul 15.30 WIT.

Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sepanjang musim ini di kompetisi Championship Indonesia. Dukungan tak henti-hentinya diberikan kepada skuad Mutiara Hitam sepanjang pertandingan berlangsung.

Sorak sorai penonton menggema sejak menit awal laga, menciptakan tekanan tersendiri bagi tim tamu.

Didukung penuh publik Papua, Persipura langsung tampil agresif dengan permainan cepat dan pressing ketat yang diterapkan anak asuh pelatih Rahmat Darmawan. Barito Putera pun kesulitan mengembangkan permainan (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *