Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Manokwari Selatan dan Kabupaten Manokwari selama dua hari, 26-27 Mei 2026.
Sjafrie Sjamsoeddin bersama rombongan tiba di Bandara Rendani Manokwari menggunakan pesawat khusus TNI AU, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIT.
Kedatangan Menhan RI disambut Pangdam XVIII/Kasuari, Kapolda Papua Barat, Ketua MRPB, pimpinan DPR Papua Barat, serta sejumlah pejabat lainnya.

Setibanya di Bandara Rendani, Sjafrie bersama rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Manokwari Selatan menggunakan helikopter.
Selama berada di Manokwari Selatan, ia dijadwalkan meninjau sejumlah lokasi, di antaranya Mako Rindam XVIII/Kasuari dan lokasi rencana pembangunan pangkalan TNI AU dan Yonif TP Manokwari Selatan.
Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 805/Ksatria Satya Waninggap atau Yonif TP 805/KSW merupakan Batalyon penyangga daerah rawan yang berada dibawah kendali Brigif TP 84/Uggor Abiresso
Pembentukan Yonif TP 805/KSW merupakan Berdasarkan peraturan Panglima TNI nomor 19 tahun 2024 tentang penataan satuan dan pembentukan satuan baru jajaran TNI Angkatan Darat. Pembentukan Yon TP tersebut, orientasinya lebih bertitik berat ketahan pangan Nasional yang disebut ( OMSP) Operasi Militer Selain Perang.
Satu batalyon kurang lebih ada 1200 anggota dan memiliki 9 kompi :
- Kompi Markas
- Kompi Senapan A
- Kompi Senapan B
- kompi Senapan C
- Kompi Bantuan
- Kompi Konstruksi
- Kompi kesehatan
- kompi Pertanian
- Kompi Peternakan
Usai agenda di Manokwari Selatan, Sjafrie dijadwalkan melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Manokwari.
Selama di Manokwari, ia juga dijadwalkan meninjau Mes Makodam XVIII/Kasuari serta mengikuti sejumlah agenda lainnya.
Ia juga dijadwalkan melaksanakan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di Lapangan Makodam XVIII/Kasuari pada Rabu (27/5/2026) sebelum melanjutkan kunjungan kerja ke daerah lain.
Menhan Sjafrie Berikan Motivasi dan Arahan kepada Prajurit Yonif TP 861/Maleo Kamur di Papua Selatan

Sebelumnya Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Yonif TP 861/Maleo Kamur di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Sabtu (23/5/2026).
Dalam arahannya, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa kehadirannya bertujuan untuk memberikan semangat sekaligus apresiasi kepada para prajurit muda yang bertugas di daerah operasi. Menhan menyampaikan bahwa meskipun Yonif TP 861 merupakan satuan pembinaan tempat prajurit berlatih dan membentuk kemampuan dasar keprajuritan, namun seluruh personel tetap harus memiliki kesiapan penuh sebagai prajurit yang bertugas di wilayah operasi.
Menhan juga menekankan pentingnya semangat, disiplin, dan cita-cita bagi setiap prajurit muda. Sebagai satuan yang berada di ujung timur Negara Kesatuan Republik Indonesia, prajurit Yonif TP 861/Maleo Kamur dituntut untuk selalu siap menghadapi berbagai tantangan tugas. Selain itu, para prajurit juga diingatkan untuk menjaga kekompakan, meningkatkan kemampuan bela diri, serta menumbuhkan rasa persaudaraan tanpa membedakan latar belakang suku maupun daerah asal.
Lebih lanjut, Menhan Sjafrie mengingatkan bahwa seluruh perlengkapan dan fasilitas yang digunakan prajurit berasal dari rakyat, sehingga setiap prajurit harus senantiasa menjaga hubungan baik dengan masyarakat. Prajurit TNI diminta untuk hadir membantu kesulitan rakyat, menjaga sikap, serta tidak menyakiti hati masyarakat di sekitar wilayah penugasan. Menhan menegaskan bahwa TNI merupakan tentara rakyat yang lahir dari rakyat, mengabdi untuk rakyat, dan pada akhirnya akan kembali ke tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Menhan juga mengingatkan para prajurit agar terus memegang teguh nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas. Menhan berharap seluruh prajurit Yonif TP 861/Maleo Kamur senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan semangat pengabdian dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan bangsa dan negara
