Kamundanfm.com –Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) Manokwari melaksanakan wisuda perdana pada Sabtu, 28 Maret 2023. Wisuda perdana ini meluluskan 173 orang mahasiswa dari dua fakultas yakni Fakultas Hukum sebanyak 58 wisudawan, dan sisanya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Kepala LL Dikti Wilayah XIV, Suriel S. Mofu, mengucapkan selamat dan sukses atas pencapaian para lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan di UNCRI Manokwari.

Ia menitipkan pesan bahwa di era saat ini, segala sesuatu tersedia dan para wisudawan memiliki peluang menjadi apa saja. Namun, untuk mencapai kesuksesan, ada tiga hal penting yang harus dimiliki.

Pertama, memiliki Tuhan sebagai sumber kekuatan dan hikmat dalam berpikir dan bertindak. Tanpa itu, seseorang hanya akan meniru tanpa makna.

Kedua, kemampuan mengelola perhatian. Ia menekankan bahwa di zaman sekarang, perhatian menjadi hal yang diperebutkan. Karena itu, seseorang harus mampu mengendalikan perhatian dan menjadi tuan atas perhatian.

Ketiga, menghargai waktu. Menurutnya, waktu yang benar-benar dimiliki manusia adalah saat ini, bukan masa lalu atau masa depan. Dengan memanfaatkan waktu secara bijak, kesuksesan dapat diraih.

“Saya doakan kalian menjadi pemimpin sukses di masa depan. Dan itu ditentukan dari keputusan yang kalian ambil hari ini,” ujarnya.

Mewakili Gubernur Papua barat Mengatakan Pemerintah Provinsi Papua Barat terus memacu peningkatan mutu dan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai kebijakan strategis pada sektor pendidikan, khususnya pendidikan tinggi.

Mantan Bupati Manokwari itu mengatakan penguatan SDM menjadi prioritas utama karena kemajuan dan keberhasilan program pembangunan daerah ditentukan oleh kualitas manusia.

Dominggus menjelaskan, kebijakan strategis tersebut antara lain, mengoptimalkan pemanfaatan dana otonomi khusus (otsus) untuk sektor pendidikan yang diwujudkan melalui pemberian bantuan pendidikan tinggi.

Pemerintah provinsi juga mengalokasikan anggaran beasiswa bagi mahasiswa orang asli Papua, dukungan pendidikan afirmasi, memperkuat sarana prasarana pendidikan, serta mengikutsertakan aparatur sipil negara (ASN) mengikuti pendidikan lanjutan.

Pendidikan lanjutan hingga sarjana ini tidak hanya PNS, tapi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Mereka bisa lanjut kuliah sampai pascasarjana .

Gubernur menegaskan, lembaga pendidikan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi, tetapi harus mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan di daerah.

Pemerintah provinsi kata Dominggus Mandacan berharap agar setiap lulusan perguruan tinggi baik swasta maupun negeri di wilayah Papua Barat dapat mengimplementasikan ilmu yang dimiliki guna mendukung keberhasilan program pembangunan.

Sementara itu, Rektor UNCRI Manokwari, Prof. Dr. Roberth KR Hammar, SH, M.Hum, MM, CLA, menegaskan bahwa wisuda ini bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak sejarah karena untuk pertama kalinya UNCRI meluluskan mahasiswa sebagai alumni perdana.

Ia menyampaikan bahwa para lulusan telah melewati proses panjang—dari keraguan hingga keyakinan, dari kegagalan hingga keberanian untuk mencoba kembali.

“Percayalah, proses itulah yang akan menjadi kekuatan besar kalian di masa depan. Dunia yang kalian hadapi bukan selalu adil, tetapi selalu memberi peluang bagi mereka yang tidak berhenti berjuang,” katanya.

Ia juga menantang para wisudawan untuk berani bermimpi besar, berani berbeda, serta tidak hanya mengejar pencapaian pribadi, tetapi juga memberi dampak bagi orang lain.

“Hari ini kalian melangkah keluar, ini adalah awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Pergilah bukan hanya untuk mencari kehidupan, tetapi untuk menciptakan perubahan,” pesannya.

Hadir dalam Wisuda Itu

1. Drs. Dominggus Mandacan., M.Si (Gubernur Papua Barat)
2. Brigjen Pol. Dr. Sulastiana, S.I.P., M.Si (Wakapolda Papua Barat)
3. Petrus Makbon, S.H (Wakil Ketua I DPRD PB)
4. Dr. Suriel Samuel Mofu, S.Pd., M.Ed. (TEFL), M.Phil. (Oxon), Kepala LLDIKTI Wilayah XIV Se Tanah Papua)
5. Mayor Laut (K/W) Franzeska Astrit, AR.,A.Md.,KL,S.K.M (Kabag Reneva Fasharkan Manokwari).
6. AKP Martinus Labok (Kasat Binmas Polresta Manokwari)
7. Iptu Kadir ( PS Kasubbag Renmin Bid Kum Polda Papua Barat)
8. Letda Inf Eko Darianto (Pasandi kodim 1801/Mkw)
9. Pardjiyanti (Kepala Dinas pendidikan kab Manokwari)
10. Dr. Nataniel D. Mandacan, M.si (Rektor Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Kreatindo Manokwari)
11. Hawa Hasan S.Sos., M.Pd (Rektor STKIP Muhammadiyah Manokwari)
12. Para Dosen universitas caritas indonesia

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *